Selasa, 30 Juni 2020

Perhutani Simulasikan New Normal Di Wana Wisata Kedung Ombo Kedung Cinta Boyolali

Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan atau KPH Telawa menggelar simulasi penerapan new normal di kawasan wisata alam Boyolali, Kamis (25/6/2020). Simulasi dilakukan KPH Telawa bersinergi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Firkopimcam) Kemusu di objek wisata Wana Wisata Kedung Ombo Kedung Cinta.Kegiatan itu dilakukan untuk melihat kesiapan penerapan protokol kesehatan objek wisata di masa pandemi Covid-19. Kesiapan dimaksud baik dari sarana dan prasarana, mekanisme pelayanan, serta kesadaran pengunjung dalam menerapkan protokol kesehatan. Pada simulasi tersebut, setiap kendaraan pengunjung yang datang ke objek wisata kawasan Perhutani di Boyolali itu disemprot cairan disinfektan. Selanjutnya setiap pengunjung akan dicek suhu tubuh.Jika suhu tubuh lebih dari 37 derajat Celcius, pengunjung tidak diperkenankan masuk ke lokasi wisata. “Mereka akan diarahkan di ruang isolasi, sambil menunggu rombongannya pulang,” terang Administratur/KKPH Telawa, Arif Fitri Saputra, melalui Wakil Administratur/KSKPH Telawa, Budi Sutomo, saat dihubungi Solopos.com, Jumat (26/6/2020).Di loket, pengunjung mesti membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer yang disiapkan pengelola. Kemudian untuk pembayaran tunai, uang yang dibayarkan harus dibungkus plastik. Di area wisata milik Perhutani di Boyolali itu, pengelola menyiapkan fasilitas cuci tangan untuk pengunjung. “Di tempat-tempat fasilitas lain seperti musala, tempat duduk dan sebagainya ada tempat cuci tangan. Untuk fasilitas-fasilitas pendukung juga akan disemprot disinfektan secara rutin,” lanjut dia.Diharapkan lokasi wisata tersebut bisa segera dibuka kembali untuk umum dengan memperhatikan protokol kesehatan. Dengan demikian masyarakat tetap bisa menikmati objek wisata meski sedang ada pandemi.Dibukanya objek wisata kawasan hutan Perhutani di Boyolali itu diharapkan juga bisa kembali menggeliatkan ekonomi masyarakat sekitar, tanpa mengabaikan faktor kesehatan.
Sumber : https://www.solopos.com/perhutani-simulasikan-new-normal-di-wana-wisata-kedung-ombo-kedung-cinta-boyolali-segera-dibuka-1067861

Senin, 08 Juni 2020

Klik : https://www.youtube.com/watch?v=oT5mwf_y1F8


Lagu Ciptaan : Bambung
Vocal : Bambung
Musik : Dab Tadhol
Lagu ini di ciptakan oleh anak daerah dari Kabupaten Boyolali yang berasal dari dlingo, " Bapak Bambang " sebagai pencipta menyampaikan melalui lagu ini mempunyai maksud dan tujuan untuk mengenalkan Kota Boyolali melalui sebuah lagu. Dan lagu ini dibuat dengan harapan kepada seluruh masyarakat Indonesia dapat mengenal Boyolali yang kaya akan Potensi wisata dan budayanya sehingga menarik wisatawan berkunjung maupun mendatangkan investor untuk memajukan Kota Boyolali.

Rabu, 18 Maret 2020

Waduk Kedung Ombo Boyolali





Jawa Tengah memiliki keindahan berupa bendungan raksasa yang memiliki luas 6.576.Ha. Bendungan ini bernama Waduk Kedung Ombo yang merupakan salah satu obyek wisata yang ada di Boyolali. Selain sebagai sarana irigasi, Waduk Kedung Ombo juga dikembangkan sebagai tempat wisata yang sangat potensial. Selain terkenal dengan waduknya yang luas, di sekitar waduk ini juga mempunyai lands cape pemandangan yang begitu cantiknya. Rerumputan hijau terhampar di tepi waduk, menjadi magnet wisatawan untuk berkunjung ke Kedung OmboLokasi wisata ini memang belum seterkenal Waduk Gajah Mungkur, tapi yang pasti akan menjadi potensi yang kuat jika dikembangkan dengan inovasi yang bagus pula.
Agar waduk ini lebih menarik, ada beberapa fasilitas yang tersedia di waduk ini :
·         Warung Apung
·         Perahu
·         Jet sky
·         Speedboat
·         Bebek air
·         Kuda
·         Playground
OW. Kedung Ombo dibuka pukul 07.00 hingga pukul 18.00 WIB. Waduk ini juga buka setiap hari atau buka dari hari Senin sampai Minggu. Ayo wisata ke Boyolali dengan berkunjung ke OW. Kedung Ombo, karena tempat ini sangat cocok untuk wisata edukasi maupun keluarga.

Rabu, 11 Maret 2020

Kerajinan Kulit Ikan Pari Warga Boyolali

Tas atau dompet kini menjadi salah satu produk mode yang sering dipakai kaum pria maupun wanita. Sehingga dewasa ini perkembangan dunia mode sangat berkembang pesat. Berbagai inovasi mode memunculkan produk-produk mode unik dan kreatif. Karena keberadaan mode tersebut begitu penting untuk menunjang penampilan. Menekuni usaha kerajinan tas berbahan dasar kulit ikan pari hal tersebut yang menginspirasi Wawan Purnomo.Awalnya Wawan Purnomo merantau di Jakarta dan Medan  Setelah memiliki cukup pengetahuan, alumnus dari Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya. Dirintis sejak Desember 2008 lalu di Desa Sambon, Banyudono, Boyolali, usahanya sudah mampu menciptakan berbagai macam model tas, dompet, ikat pinggang dan sejumlah produk lainnya yang dibantu oleh enam orang karyawan. Alumnus Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta ini mengaku cukup mengalami kendala saat merintis usaha, salah satunya dengan mencari bahan dasar kulit ikan pari dengan biaya sendiri. Namun, Ia memperoleh bahan baku kulit ikan pari dari wilayah Jepara hingga usahanya mampu menghasilkan omset per bulan yang cukup lumayan. Meski wilayahnya bukan daerah dengan perairan laut, namun Wawan melihat peluang menjanjikan tersebut Harga Produk buatan Wawan Purnomo  disini kita utama tas, dompet, ikat pinggang dan tergantung pesanan dari pelanggan. Untuk harga dompet mulai dari ratusan ribu sampai dengan jutaan rupiah. Untuk pembuatan tas, pihaknya bisa menyelesaikan dalam waktu tiga hari. Sedangkan, untuk pembuatan dompet, satu hari bisa terselesaikan. Pemasarannya juga tergolong tidak sulit, pihaknya memiliki toko dan dipasakan juga melalui daring (online). Harga tersebut menurutnya sudah sesuai dengan tingkat kesulitan saat membuat tas. Proses dari kulit mentah, penyamakan sekitar 10 hari, setelah proses penyamakan selesai dilanjutkan dengan penyempurnaan , Setelah proses finishing, masuk ke proses pembuatan barang tergantung pesanan. Ibu Negara Iriana Jokowi memesan tas jinjing dari kulit ikan pari di pengrajin Boyolali, Jawa Tengah. Ibu Iriana datang langsung ke rumah Wawan di Dukuh Sambon RT 08/02 Desa Sambon, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali pada hari Jumat (15/9) lalu. Wawan pun tak menyangka akan kedatangan tamu istri Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tersebut. Wawan sangat bangga dan merasa terhormat Ibu Iriana sebagai Ibu Negara membeli Tas buatannya. Harapannya dengan kunjungan Ibu Iriana dapat meningkatkan jumlah produksi dan produknya semakin dikenal.




Minggu, 23 Februari 2020


Duta Wisata Boyolali Mengajar







Mas dan Mbak Duta Wisata Boyolali Angkatan 2019/ 2020 membuat sebuah gebrakan baru dalam agenda kegiatan Mas dan Mba Duta Wisata Boyolali. Dalam rangka untuk mengenalkan potensi wisata dan budaya Kabupaten Boyolali di Kalangan Pelajar, maka Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Boyolali Angkatan 2019/ 2020 akan menyelenggarakan sebuah kegiatan dengan Tema : Duta Wisata Boyolali Mengajar. Dari temanya saja kita bisa menebak seperti apa bentuk kegiatan yang akan diselenggarakan nantinya. Kegiatan ini rencananya akan dilakukan di SD Negeri 1 Selo, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Untuk kegiatan duta wisata mengajar periode pertama sudah dilaksanakan pada hari sabtu, 15 Februari 2020 dan akan dilakukan berkelanjutan kedepannya. Semua 20 besar finalis Mas dan Mbak 2019 ikut serta terjun untuk mengajar, termasuk pemenangnya juga. Kegiatannya sendiri yaitu berupa pemberian materi tentang bullying, Bahasa Inggris dasar dan mewarnai. Tambahan pengetahuan tersebut sasarannya pada anak-anak SD karena bertujuan untuk menanamkan hal tersebut sejak kecil. Dengan adanya pengetahuan bullying yang berupa video animasi diharapkan anak-anak bisa menghindari tindakan bullying, dampak-dampak bullying dan lain-lain. Untuk Bahasa Inggris dasar tujuannya agar mereka juga memiliki kemampuan/skill tentang bahasa asing. Jadi,
skill tersebut bisa digunakan untuk mengembangkan pariwisata disekitarnya, supaya pariwisata sekitar bisa dikelola oleh masyarakatnya sendiri khususnya anak-anak yang sudah memiliki skill tersebut. Sedangkan, untuk menggambar dan mewarnai itu tujuannya untuk memunculkan kreativitas anak-anak. Selain itu, ada juga pengetahuan tentang keagamaan dan penambahan pelajaran lainnya. Dengan adanya program ini kita bisa mendapatkan dua manfaat sekaligus, yaitu sebuah bentuk pengabdian mengajar dari Mas dan Mbak Boyolali kepada para pelajar dan sebagai ajang untuk mempromosikan pariwisata Boyolali. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang kreatif, Inovatif, berjati diri, dinamis, berbudaya dan berwawasan luas baik untuk Pariwisata maupun budaya Kabupaten Boyolali.

Rabu, 12 Februari 2020

BAZAR WISATA KULINER BOYOLALI 2020

BAZAR WISATA KULINER BOYOLALI 2020

Untuk kalian para pecinta kuliner jangan khawatir. Saat ini Pemerintah Kabupaten Boyolali menggelar wisata kuliner yang bertempat di Alun-alun kidul Boyolali. Festival kuliner tersebut diadakan selama satu minggu tepatnya pada tanggal 8-14 Februari 2020. Ada banyak stand makanan yang berjejer mulai dari Timur sampai arah Barat Jl. Jend. Sudirman Kompleks Perkantoran terpadu Kabupaten Boyolali. Kita bisa menikmati berbagai jenis makanan baik makanan traditional maupun makanan masa kini. Makanan traditionalnya seperti soto, aneka olahan tahu, jenang mutiara, jenang jagung, jamu beras kencur dan lain-lain. Tak kalah dengan traditional, makanan modern juga turut memenuhi stand makanan di festival tersebut seperti Sosis bakar, cumi bakar, es krim, kebab, burger dan masih banyak lagi. kita bisa memanjakkan diri dengan mencoba berbagai makanan dengan harga yang relatif murah. Terlepas dari berbagai makanan ada juga beberapa kegiatan menarik lainnya seperti perlombaan – perlombaan. Lomba fashion show yang diadakan pada tanggal 9 februari 2020, ada juga lomba karaokepada tanggal 10 februari 2020 dengan total hadiah 1,5 juta dan piala pemkab Boyolali, selain itu tak lupa ada banyak groub band yang siap untuk unjuk kebolehannya. Jika Anda berniat untuk datang jangan lupa mengajak teman, keluarga dan sahabat dan juga jangan lupa untuk mengabadikan moment langka anda tentang festival kuliner Boyolali.




Senin, 02 Desember 2019

Mobil Hias





Pemerintah Kabupaten Boyolali  menggelar karnaval mobil hias bertajuk Boyolali Smile of Java Carnival (BSJC) 2019, dengan bertema Flora Kriya Indonesia . Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, Tanggal : 30 November 2019. Setiap peserta harus menghias mobilnya dengan bunga, buah, atau sayuran maupun kombinasi ketiganya, dan kegiatn ini digelar Jl. Ir. Sukarno, Kompleks Setda Boyolali, kemudian menyusuri Jl. Pandanaran hingga finis di depan Galaxy atau timur Pasar Sunggingan. Pada pelaksanaannya kegiatan diikuti 43 peserta dari berbagai kota yang terdiri dari lembaga swasta maupun pemerintah, pribadi dan sekolah. Dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan potensi wisata dan budaya yang ada di Boyolali sekaligus untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata di Boyolali.

Selasa, 19 November 2019

Fasilitasi Solo Raya


Fasilitasi Solo Raya

Dalam membangun sebuah industri pariwisata yang baik serta mengembangkan pariwisata yang sudah ada menjadi lebih baik secara kualitas dan dapat memberikan banyak pengaruh positif bagi pengembangan kondisi ekonomi Indonesia, diperlukan adanya strategi khusus untuk mencapainya. Berbagai faktor penting perlu dilihat serta dilaksanakan demi tercapainya rencana pengembangan dan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan, seperti perencanaan yang matang, strategi yang tepat guna dan sasaran, pembenahan objek wisata, fasilitas, pelayanan hingga promosi atau pemasaran pariwisata yang menjadi faktor penting dalam penunjang suatu pembangunan pariwisata. Untuk meningkatkan kepariwisataan di Kabupaten Boyolali, Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata mempunyai komitmen untuk menyelenggarakan Fasilitasi Kegiatan Solo Raya guna mengenalkan dan mempromosikan Program Pariwisata dan Budaya di Bidang Kebudayaan serta  Kepariwisataan yang baik kepada para pelaku pariwisata.
Dalam upaya pengembangan dan pemasaran suatu obyek wisata, strategi-strategi dalam pelaksanaannya diperlukan Fasilitasi Solo Raya dengan menyampaikan Sosialisasi Program di Bidang Pariwisata dan Budaya. Untuk membuat suatu setrategi Pemasaran wisata yang menarik dan memiliki daya jual yang tinggi. Adapun bentuk strategi yang dilakukan adalah Sosialisasi Program Pariwisata se - Solo Raya guna promosi keseluruhan paket wisata baik obyek wisata alam maupun obyek wisata buatan yang ada di Boyolali.Maksud dari Sosialisasi Program Solo Raya adalah untuk mengenalkan dan mencintai wisata dan budaya di Boyolali pada Stakeholder dan Forum Pariwisata Solo Raya. Kegiatan Sosialisasi Program Solo Raya akan dilaksanakan 1 (satu) hari, yang akan diikuti oleh Kabupaten/ Kota peserta Forum Pariwisata se – Solo Raya dan panitia sebanyak 50 Orang dimana pelaksanaan dilaksanakan pada bulan Juli 2019 di Boyolali.







Selasa, 29 Oktober 2019


AYO DUKUNG AKU
Dalam rangka memperoleh generasi muda yang memiliki kepribadian, etika dan penampilan yang menawan, wawasan dan penguasaan materi kepariwisataan yang handal dengan kemampuan berkomunikasi memikat serta meningkatkan promosi kepariwisataan Daerah di Jawa Tengah umumnya dan Kabupaten Boyolali khususnya. Maka Dinas Pemuda Olah Raga Dan Pariwisata Kabupaten Boyolali akan menyelenggarakan Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019.
AYO KITA DUKUNG MAS DAN MBAK BOYOLALI PADA KEGIATAN INI 

~~~ TERIMA KASIH ~~~